Kamis, Juli 16, 2009

Cinta Mengalir Bagai Air

Hati ini meluruh saat cinta merapuh
Tak kunjung hadir cinta sejati
Hanya cinta yang penuh dengan nafsu
Tak tulus dari hati terdalam

Cinta ini bagai air yang mengalir
Selalu mengalir dan tak terhenti
Sesampainya temukan persinggahan yang tepat
Temukan rasa nyaman dan aman

Cintaku ini pun akan terhenti di hatimu
Karena kaulah tempat terindah, ternyaman dan teraman
Berikan asa yang dahulu kelam kini bercahaya
Warnai duniaku yang baru yang penuh akan arti cinta

Oleh : Andhika Agung E

Napas Jiwaku

Aliran darah ini terasa begitu cepat
Tak terhenti merasa jantung berdetak kencang
Ciptakan napas cepat beriring waktu
Tertarik dalam asa yang tak tertuju

Jiwa ini seakan bernapas tuk tetap hidup
Namun sesak terasa saat napas cinta sirna
Hanya khayal yang selalu melanda
Tak kunjung terobati semakin tersakiti

Pergi, hilang, lenyap tak kunjung kembali
Tanpa kabar tanpa pesan kau pergi diamkan aku
Napas jiwa ini seakan meredup akan cinta
Ingin kucoba bangkitkan namun terasa berat

Kembalilah berikan aku napas jiwa seutuhnya
Napas akan cinta dan harapan
Aku akan mencoba bertahan disini
Untuk tetap hidup menanti napas cinta darimu

Oleh : Andhika Agung E

Tegar Cintaku

Meski perihnya hati ini saat kau pergi
Namun nurani berbisik untuk tetap tegar
Memandang yang terbaik dari masa yang lalu
Lupakan kenangan pahit yang terulang

Dekap raga ini dengan hangat cahaya surya
Membakar jiwa yang lemah akan cinta
Menjadi membara demi temukan yang terindah
Dengan kata cinta yang akan selalu terucap

Cinta ini tak akan berubah meski raga dihempas sang waktu
Meski jiwa diterpa badai kelam, namun cinta ini hanya untukmu
Kasih sayang yang akan selalu terucap untukmu
Tak akan pernah sirna meski waktu membayangi

Sejujurnya aku masih mencintaimu
Hingga kini dan tak akan pernah terganti oleh apa pun...

Oleh : Andhika Agung E

Harapan Hatiku


Dingin langkah kaki tergetar
Menggapai asa yang begitu khayal
Tak mampu kuwujudkan jadi nyata
Bergejolak dasyat dalam hati

Hadir cinta banyak berikan asa
Namun terkadang banyak berikan perih
Percikan harapan mulai menjadi nyata
Namun masih perlu dorongan tekad

Diam menjadi tetes air
Turun perlahan hingga hilang tertiup angin
Lenyap semua harapan terindah
Yang pernah di impikan

Hati ini menjadi dingin dan cair akan cinta
Sejak hilangnya bara api cinta sejati
Lenyap tak terucap
Hilang tak terlihat

Hanya satu harap yang tercipta
Harapan tuk kembalinya sang cinta sejati

Oleh : Andhika Agung E

Bisik di Hatiku


Diam yang kini hanya bisa kulakukan
Dan berharap akan hadir seorang yang mampu
Kembalikan senyum dan tawaku yang menghilang
Namun apakah ada?

Entah ku tak mengerti apa yang harus kulakukan
Gundah hati ini tak mampu tuk berpikir
Temukan yang terbaik tuk semua
Hanya berharap dan berdoa yang mampu kulakukan

Bisik perih selalu terdengar kuat di telingaku
Bisikan untuk melepasmu jauh dariku
Namun masih terdengar lirih di hatiku
Untuk tetap setia menjagamu....

Oleh : Andhika Agung E




Kembalilah Kekasih

Kini semua terasa sunyi kembali
Sejak bisikmu tak lagi kudengar
Entah apa yang terjadi
Membuat hatiku kini menjadi gundah

Akankah engkau kembali?
Ataukah engkau pergi tinggalkanku?
Aku mohon engkau kembali
Karena rindu ini sangat menggebu

Hari yang kulalui menjadi kelabu
Tanpa ada canda tawamu lagi
Mengapa engkau menghilang
Aku mohon kembalilah padaku... Kekasih

Oleh : Andhika Agung E