skip to main |
skip to sidebar
Hitamnya dunia pasti ada satu titik putih yang mendiaminya
Banyaknya rintang pasti ada jalan keluarnya
Segala kekurangan pasti ada kelebihannya
Segala yang buruk pasti ada baiknya
Semua hadir nyata meski mimpi mempesona hariku
Namun tegar hati menanti asa esok hari
Memandang mimpi yang selalu kugenggam dalam telapak tangan ini
Sembari ku panjatkan doa raga ini berusaha mewujudkannya
Meski peluh bercucuran
Namun harapan nyata terbukti
Setitik demi setitik kuwujudkan asa yang terpendam
Menjadi nyata dalam langkah hidupku yang pasti
Oleh : Andhika Agung E
Disini aku memandang langit
Yang begitu indah malam ini
Memandang luas ke angkasa
Menyentuh bintang gemintang
Mencoba mengisi hati bersama indahnya malam
Bertaburkan bintang yang gemerlap
Menuai hati yang hampa menjadi indah
Menuju esok yang lebih nyata
Damaikan hati yang penuh rindu
Akan cinta yang menanti diriku
Di depan mata di ujung jalan itu
Aku kan datang temuinya
Oleh : Andhika Agung E
Kupandang langit penuh awan berarak
Bersama mentari sembunyi di baliknya
Kulihat detik waktuku semakin bergulir
Menanti esok kan datang kembali
Terasa hati ini menjadi tenang
Saat bunga yang berguguran bersemi kembali
Sama seperti hati yang layu ini
Kembali bersinar penuh warna
Tiada kulupa semua yang indah telah kulalui
Namun kubuang segala perih yang kedapati
Menuju hari cerah kian menanti
Bersama elok sang mentari
Oleh : Andhika Agung E
Malam ini terasa sangat sepi
Begitu dingin menusuk tulangku
Menanti kekasih hati datang memeluk diriku
Dalam dekap asa yang terkendali
Kian lama kian nyata
Harapan ada semangat bangkit membara
Karena satu hati, satu jiwa, dan satu raga
Menjadi satu untuk satu asa
Meski dingin menyelimuti
Hangat harapan tetap nyata dalam mimpiku
Dan akan terwujud indah setiap langkahku
Menuju esok yang lebih cerah
Oleh : Andhika Agung E
Semua berubah saat kau dustai hati ini
Kau remukkan segala harapku untuk hidup bersamamu
Kau tancapkan duri manismu dalam hatiku
Perih terasa seakan tersiksa oleh ribuan pedang
Meski sakit, aku akan tetap tersenyum
Berusaha untuk tetap tegar dalam semua kisah ini
Melangkah pedih dalam kelamnya kenyataan
Namun hati akan bangkit menuai yang terbaik
Tawa ini akan selalu ku tuangkan
Dalam cangkir kesedihan
Menjadi suka di dalam duka
Untuk satu harapan yang nyata di depan mata
Terima kasih, karena kau telah berikan setitik cinta meski pedih
Aku akan tetap disini untuk selalu bertahan dalam siksa batinku
Dan melangkah menuju harapan yang baru
Yang akan ku tuai dengan indah tanpa dirimu
Oleh : Andhika Agung E
Sendiri aku di sini tiada yang menemani
Namun candamu masih terdengar berbisik di telingaku
Bersama kita melangkah, menuju harapan di ujung mata
Tak terkecuali kita tersandung akan rintang yang menghadang
Meski jarak, waktu, dan raga kita memisahkan kita
Namun hati, asa, dan perjuangan kita tetap bersatu
Terima kasih sahabatku, engkau selalu ada di saatku suka maupun duka
Tetaplah bersamaku kawan, kita perjuangkan harapan kita bersama
Satu untuk semua, dan semua untuk satu
Selama - lamanya
Oleh : Andhika Agung E
"Masa lalu akan menjadi kenangan"
"Masa kini akan menjadi perjuangan"
"Masa depan akan menjadi harapan"
Perih yang kurasakan kini
Saat cinta palsu darimu telah kupahami
Aku akan pergi meninggalkan masa lalu
Tuk obati pedih hatiku
Langkah kakiku bergetar tak menentu
Saat hati kian merana rasakan perih
Siksa batin tak terkendali
Ingin akhiri hidup ini
Namun bila semua kulakukan
Hanya kebodohan yang akan menang
Aku tak mau lakukan hal yang bodoh ini
Aku akan bertahan dan obati luka hatiku
Meski hati ini kian menjerit karena luka yang begitu dalam
Aku akan berjuang tinggalkan yang lalu
Melangkah menuju harapan baru
Temukan cinta sejati yang utuh tak bernoda
Jeritan hatiku ini akan menjadi semangat dalam hidupku
Tuk temukan yang terbaik dari semua yang baik
Oleh : Andhika Agung E
Satu malam kita lalui bersama
Dalam dingin memuncak tak terbatas
Berselimutkan sutra lembut membelai raga
Temukan kehangatan dalam nurani hati
Saling bicara dari hati ke hati
Memulai benih indah dalam malam sunyi
Menggetarkan malam tak berbintang
Dalam relung hati yang terkoyak
Terima kasih kupu - kupu indahku
Kau berikan pesona hatiku
Menghiburku dalam gelap malam pedihku
Aku akan selalu mengenangmu.....
Oleh : Andhika Agung E
Mawar hitam ini akan kuberikan kepadamu
Sebagai tanda perih hatiku terhadap cinta yang kau beri untukku
Akan ku hapus masa saat kita bercanda tawa
Akan ku buang segala kenangan pahit yang melanda hatiku
Pergilah dan jangan kembali untuk dapatkan cinta suciku
Karena kita tak mungkin bersatu
Dirimu telah menodai cinta suci yang kuberikan
Kau dustai segalanya, kau hancurkan segalanya
Kembalilah padanya dan jangan harapkan cinta dariku lagi
Kita tak mungkin bisa untuk bersatu
Karena dirimu sudah menjadi satu dalam ikatan suci dengan dirinya
Pulanglah dan jalani lah hidupmu dengannya
Biarlah ini menjadi cerita sendu ku, yang telah kau berikan padaku
Meski kau telah lukai hatiku, aku berterima kasih padamu
Karena kau telah menjadi bagian terindah dalam hidupku
Meski hanya sesaat dan hanya cinta semu
Oleh : Andhika Agung E
Tersenyum ku disini dalam kepedihan hatiku
Yang terluka akan cinta yang terdustai
Segalanya telah kuberikan setulus hatiku
Namun hanya duri yang tancapkan ke jantung hatiku
Segalanya kini ingin ku hapus
Dan memulai kembali menabur benih yang baru
Benih yang terindah untuk menuai asa yang terindah
Dalam hidup ku ini
Karena semuanya adalah hukum timbal balik
Siapa menabur kebaikan, maka ia akan menuai kebaikan
Namun siapa menabur keburukan, maka ia pun akan menuai keburukan
Hanya hati yang suci mampu menabur benih yang terindah dan terbaik
Oleh : Andhika Agung E
Hari demi hari ku lalui
Lewati beribu rintang yang menghadang
Suka duka dunia telah ku alami
Tawa tangis telah ku dapati
Saat cinta bersemi begitu hebat
Luruh segalanya disaat senja
Ku hanya bisa diam dan tak melawan
Karena tiada kuasa yang ku miliki
Ingin hati mengetuk surga
Namun apa daya waktu tak menjawab
Kekosongan hati semakin jatuh dalam kegelapan
Sirna segala tawa ceria ku
Perih yang kurasa saat kau dustai cinta suci ku
Segalanya hancur tak bertepi
Tiada yang sanggup mengobatinya
Luka batin yang semakin tersiksa
Namun kini ku berusaha memandang hari esok
Siapkan langkah esok ku yang sangat cerah
Tinggalkan masa lalu yang pedih
Menggapai harapan esok yang menanti
Oleh : Andhika Agung E